Editor: Demmy Namsa
JalaTimur.com,-- Di tengah dinamika pendidikan yang semakin kompetitif, kualitas kepemimpinan sekolah menjadi kunci penentu arah masa depan sebuah satuan pendidikan. Menyadari kebutuhan ini, Kantor Sekretariat Eksekutif YPPK Fransiskus Asisi Kota / Kabupaten Jayapura mengambil langkah strategis dengan menyelenggarakan Workshop Pembekalan Calon Kepala Sekolah, yang berlangsung selama lima hari, mulai Senin-Jumat, (24-28/11/2025), bertempat di ruang rapat SMP YPPK Sto. Paulus Abepura. Kegiatan ini merupakan sebuah upaya menyemai benih-benih pemimpin yang visioner, kompeten, dan berkarakter pelayanan sesuai dengan semangat dan nilai-nilai Katolisitas.
Sebanyak 30-an peserta—guru tetap yayasan maupun guru ASN dari berbagai satuan pendidikan YPPK—mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias.
Workshop ini menghadirkan para narasumber dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Papua. YPPK dan BGTK telah menjalin kemitraan erat dalam program pengembangan calon kepala sekolah, yang mencakup seluruh siklus manajerial: perencanaan, pelaksanaan, supervisi, hingga evaluasi program sekolah. Kolaborasi ini menjadi pondasi penting dalam menguatkan kapasitas kepemimpinan di lingkungan YPPK.
Direktur Sekretariat Eksekutif YPPK Fransiskus Asisi Kota/Kabupaten Jayapura, Ferdinando Lase, S.Kom, menegaskan bahwa pembekalan seperti ini merupakan kebutuhan mendesak.
“Kami berharap ke depan YPPK memiliki tenaga-tenaga yang benar-benar siap. Pengalaman selama ini menunjukkan bahwa ada calon kepala sekolah yang belum dibekali, sehingga ketika memulai tugas, mereka belajar sambil berjalan. Ini tentu menjadi hambatan bagi sekolah. Melalui kegiatan ini, para calon dapat memahami dengan jelas apa yang harus dilakukan sehingga pada waktunya mereka hanya tinggal menyesuaikan.”
Itu berarti pembekalan ini bukan sekadar formalitas, melainkan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan mutu pendidikan YPPK Fransiskus Asisi.
Kualitas Kepala Sekolah Menentukan Kualitas Sekolah
![]() |
| Suasana diskusi kelompok (Dok. Pen) |
Senada dengan itu, Veronika Urip Indiastuti, S.Pd., M.Pd, Ketua Badan Pengurus YPPK FA, menekankan bahwa peningkatan kualitas sekolah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang memimpinnya.
“Di Kota dan Kabupaten Jayapura, persaingan antar sekolah—baik negeri maupun swasta—begitu ketat. Kualitas satuan pendidikan sangat dipengaruhi kualitas kepala sekolah. Jika kepala sekolah memiliki wawasan, inovasi, dan pemahaman tugas pokok yang kuat, dampaknya akan langsung terlihat pada mutu sekolah.”
Menurutnya, ketika mutu sekolah meningkat, kepercayaan orang tua pun turut menguat. Inilah alasan mengapa YPPK sangat serius dalam membina calon pemimpin yang memiliki pola pikir bertumbuh (growth mindset), kemampuan manajerial, serta integritas sebagai pendidik Katolik.
Veronika juga menegaskan bahwa workshop ini bukan satu-satunya syarat untuk menjadi kepala sekolah. Ada kriteria lain yang harus dipenuhi. Namun ia berharap peserta yang telah dibina dapat memenuhi seluruh persyaratan dan siap diutus.
“Bagi yang nanti belum ditetapkan menjadi kepala sekolah, kami tetap berharap mereka dapat menjadi kekuatan bagi sekolah: mendukung kepala sekolah, menjadi wakil, atau mengimbaskan pengetahuan baru kepada guru-guru lain.”
BGTK Papua: Menyelaraskan Materi dengan Regulasi dan Kebijakan Terbaru
![]() |
| Pemberian materi dari Ibu Siti Nur Shalihah, Tim BGTK |
Salah satu narasumber utama dari BGTK Provinsi Papua, Siti Nur Sholihah, M.Pd, menyampaikan bahwa materi selama lima hari workshop telah dirancang sesuai regulasi terbaru, termasuk Permendikbud Nomor 7 Tahun 2025.
“Calon kepala sekolah yang direkomendasikan Yayasan harus siap mengimplementasikan hasil pelatihan. Untuk sekolah swasta, terutama non-ASN, ketika Yayasan menetapkan seseorang menjadi kepala sekolah definitif, ia harus siap secara penuh.”
Materi pembekalan mencakup berbagai aspek penting kepemimpinan pendidikan, antara lain:
- Pola pikir bertumbuh (growth mindset);
- Keteladanan dan integritas kepala sekolah;
- Supervisi akademik; Perencanaan berbasis data;
- Pengelolaan sekolah dan GTK sesuai kebijakan terbaru; dan
- Implementasi gagasan “Pembelajaran Mendalam” dari Kementerian Pendidikan.
Dengan pembekalan komprehensif ini, para calon kepala sekolah diharapkan mampu langsung action, tidak hanya memahami teori tetapi juga siap mempraktikkan langkah-langkah peningkatan mutu sekolah.
Menabur Harapan untuk Masa Depan Pendidikan YPPK
Workshop ini bukan sekadar rangkaian pelatihan teknis; ia adalah ruang pembentukan mindset, karakter, dan visi pelayanan. Di tengah arus perubahan yang cepat dan kompetisi antar sekolah yang semakin ketat, YPPK berkomitmen menyiapkan pemimpin pendidikan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga membawa semangat Fransiskus Asisi: rendah hati, melayani, dan membawa terang bagi sesama.
Para peserta workshop akan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan sekolah-sekolah YPPK yang semakin bermutu, merata, dan berkeadilan. Mereka adalah harapan baru, yang disiapkan bukan hanya untuk memimpin, tetapi untuk menghadirkan perubahan.
Dengan langkah kecil namun strategis ini, YPPK FA meneguhkan komitmennya: membangun pemimpin, memperkuat sekolah, dan menghadirkan pendidikan Katolik yang humanis, profesional, dan berdaya ubah. (DNs)


